Detektor Info Browser

-
Bahasa
-
Platform
-
Layar

Apa sebenarnya yang diberitahukan browser Anda kepada website yang Anda kunjungi? Halaman ini mengumpulkan setiap bagian info client-side yang diekspos browser Anda - user agent, rendering engine, versi, OS, kategori perangkat, viewport dan ukuran layar, timezone, preferensi bahasa, pengaturan do-not-track, serta IP publik Anda - lalu menatanya agar Anda bisa melihat persis apa yang difingerprint pada setiap request.

Cara detector mengumpulkan info

  1. 1

    Membaca navigator object

    userAgent, platform, language, languages, cookieEnabled, doNotTrack, hardwareConcurrency, dan lainnya ditanyakan langsung dari browser.

  2. 2

    Parse user agent string

    UA string dicocokkan dengan database browser/engine/OS terbaru untuk mengekstrak brand, versi, dan family.

  3. 3

    Query screen dan window

    window.innerWidth/Height, screen.width/height, screen.colorDepth, devicePixelRatio untuk pixel density.

  4. 4

    Deteksi IP via echo service

    Satu request ke endpoint IP-echo mengembalikan IPv4/IPv6 publik. Tidak ada yang disimpan - deteksi dilakukan baru setiap kunjungan.

Yang ditampilkan detector

Bidang Sumber Contoh
Browser + versi UA string + Client Hints Chrome 122.0.6261
Mesin rendering Diturunkan dari UA Blink
OS + versi UA + platform Windows 11, 64-bit
Tipe perangkat UA + dukungan sentuh Desktop / Tablet / Ponsel
Viewport window.innerWidth / innerHeight 1440 × 820 px
Layar screen.width / screen.height 2560 × 1440 px
Rasio piksel window.devicePixelRatio 2
Kedalaman warna screen.colorDepth 24 bit
Bahasa utama navigator.language id-ID
Semua bahasa navigator.languages id-ID, id, en
Zona waktu Intl.DateTimeFormat Asia/Jakarta (UTC+7)
Do Not Track navigator.doNotTrack unset / 1 / 0
Cookie diaktifkan navigator.cookieEnabled true
IP publik Echo endpoint 203.0.113.42

Mengapa ini penting

  • Fingerprinting: kombinasi nilai-nilai ini sering cukup unik untuk mengidentifikasi browser Anda lintas sesi bahkan tanpa cookie. Lihat proyek Cover Your Tracks dari EFF untuk estimasi entropy yang terukur.
  • Kebocoran privasi: beberapa field (fonts, WebGL renderer, audio context) menambah entropy. “resistFingerprinting” Firefox dan profil standar Tor Browser mengurangi sinyal ini.
  • Debugging: saat seseorang melaporkan “ini tidak berfungsi di browser saya”, mengambil field ini adalah langkah pertama untuk mereproduksi masalah.

Batasan

  • Parsing UA bergantung pada pola yang berubah di setiap rilis browser. Versi Edge baru mungkin sementara muncul sebagai Chrome sampai parser diperbarui.
  • Private relay (iCloud, Warp) menyamarkan IP asli Anda; detector menampilkan IP relay dalam kasus itu.
  • Client Hints menggantikan UA pada browser Chromium; UA yang ditampilkan bisa berupa string “reduced” yang dibekukan.

Pertanyaan yang Sering Diajukan

Tidak. Setiap field dideteksi saat page load dan dibuang ketika Anda pergi dari halaman. IP echo service tidak menyimpan request.

User agent dan timezone bisa dispoof dengan dev tools atau extension. Ukuran layar, fonts, dan WebGL renderer lebih sulit dipalsukan tanpa merusak rendering halaman. Browser fokus privasi men-spoof sebagian besar dengan biaya kompatibilitas.

Jika Anda memakai iCloud Private Relay, Cloudflare Warp, VPN, atau proxy perusahaan, IP yang terdeteksi adalah perantara itu. IP-echo service berbeda kadang melihat perantara berbeda jika browser Anda melakukan multi-path.

Bahkan dengan UA yang dispoof, server sering bisa menebak lewat TLS fingerprinting, feature detection (properti CSS mana yang bekerja), dan timing quirks. Anonimitas penuh membutuhkan sesuatu seperti Tor Browser, bukan hanya tweak UA.

Alat Terkait