WHOIS Lookup

WHOIS lookup

WHOIS adalah protokol direktori tertua yang masih dipakai di internet. Ia menjawab: siapa yang memiliki domain ini, kapan didaftarkan, kapan kedaluwarsa, registrar mana yang mengelolanya, dan nameserver apa yang ditunjuknya? Sejak 2018 GDPR menutupi sebagian besar data pendaftar pribadi untuk .com/.net/.org, tetapi info registrar, kedaluwarsa, dan nameserver masih publik dan sering cukup untuk menyelesaikan masalah DNS atau menegosiasikan pembelian domain.

Cara menjalankan kueri WHOIS

  1. 1

    Masukkan domain

    Domain tingkat dua atau tiga, mis. example.com atau subdomain.example.co.uk.

  2. 2

    Kuerikan server yang tepat

    Tool mencari server WHOIS otoritatif TLD, lalu menanyakan yang spesifik-registrar jika perlu.

  3. 3

    Parsing respons

    Record diekstrak menjadi kolom: registrar, nameserver, tanggal, kode status.

  4. 4

    Baca hasil terstruktur

    Kolom berlabel plus respons mentah di bawah untuk apa pun yang terlewat parser.

Apa yang ditampilkan WHOIS

Kolom Makna
Registrar Perusahaan tempat domain didaftarkan
Tanggal pembuatan Kapan domain pertama kali didaftarkan
Tanggal pembaruan Perubahan terakhir pada record WHOIS
Tanggal kedaluwarsa Kapan pendaftaran kedaluwarsa kecuali diperbarui
Nameserver Server DNS otoritatif untuk domain
Kode status Status kunci: clientTransferProhibited, ok, pendingDelete
Pendaftar Nama dan kontak (sering disensor pasca-GDPR)

Kode status yang layak diketahui

Mengapa data pribadi disensor

Temporary Specification ICANN 2018 dan penggantinya yang permanen tahun 2023 menyensor nama, email, telepon, dan alamat pendaftar untuk sebagian besar gTLD ketika pendaftar adalah penduduk UE atau EEA. Banyak registrar menyensor untuk semua pelanggan secara global demi menyederhanakan kebijakan. Anda masih sering bisa menghubungi pemilik via formulir web yang disediakan registrar yang ditautkan di kolom kontak abuse.

Penggunaan umum

Keanehan ccTLD

TLD kode negara (.de, .uk, .fr, .cn, .ru) punya kebijakan sendiri. Jerman (.de) mengembalikan sangat sedikit informasi publik. Registri UK (Nominet) hanya merilis detail pendaftar untuk pendaftaran bisnis. China (.cn) sering membutuhkan lookup manual via portal CNNIC.

Pertanyaan yang Sering Diajukan

Untuk sebagian besar pendaftaran sejak 2018, tidak — data pendaftar disensor. Anda masih bisa melihat registrar, yang bisa meneruskan kontak via formulir abuse mereka. ICANN bisa memberikan pengungkapan dalam keadaan terbatas via proses Request Submission.

Sangat. Registri otoritatif soal kedaluwarsa. Jika WHOIS bilang 15 Januari, itulah saat domain kedaluwarsa kecuali diperbarui.

Hanya untuk domain tingkat dua. WHOIS mail.example.com mengembalikan record untuk example.com karena subdomain tidak didaftarkan terpisah.

Registri mencatat kueri WHOIS untuk pencegahan abuse. Tool tidak menyimpan domain yang Anda cari di luar apa yang sudah dicatat registri TLD.