HTTP Request Tester

Postman berlebihan saat Anda hanya ingin memverifikasi webhook atau mencolek API publik. Tempel URL, pilih GET/POST/PUT/PATCH/DELETE, tambahkan header dan body, dan tester ini mengirim request lalu menampilkan kode status, header respons, body, dan total waktu respons.

Cara mengirim request uji

  1. 1

    Pilih method dan URL

    GET, POST, PUT, PATCH, DELETE, atau HEAD, plus URL apa pun yang dapat dijangkau dari server kami.

  2. 2

    Tambahkan header

    Authorization, Content-Type, header kustom: satu per baris, sebanyak yang Anda butuhkan.

  3. 3

    Atur body

    Teks mentah, JSON, form-urlencoded, atau multipart. Body hanya dikirim dengan method yang mendukungnya (POST, PUT, PATCH, DELETE).

  4. 4

    Kirim dan periksa

    Kode status, total waktu respons, header, dan body semuanya tampil berdampingan.

Apa yang dikembalikan tester

Setiap respons ditampilkan dalam empat bagian yang berguna.

1. Kode status

HTTP 200, kode status numerik respons. Status apa pun di rentang 4xx atau 5xx disorot untuk diagnosis cepat.

2. Waktu respons

Total waktu dari awal request hingga respons lengkap, diukur di server kami dalam milidetik. Respons di atas 500 ms pada API satu-region adalah tanda bahaya, biasanya backend lambat atau indeks yang hilang.

3. Header respons

Semua header respons tercantum berurutan, dengan nilai persis yang dikembalikan server.

4. Body

  • Body ditampilkan persis seperti yang dikembalikan server, tanpa pemformatan ulang.
  • Respons JSON dan XML mudah dibaca di area output monospace.
  • Respons biner (gambar, PDF) muncul sebagai data mentah; untuk itu, curl atau httpie lebih cocok.

Tips

  • Gunakan POST dengan JSON saat menguji API REST: atur Content-Type: application/json dan tempel body sebagai objek JSON.
  • Untuk endpoint terproteksi OAuth, tempel header Authorization: Bearer <token> langsung.
  • Request berjalan dari server kami, sehingga aturan CORS browser tidak berlaku. Gunakan ini untuk menguji endpoint yang akan diblokir browser Anda.

Pertanyaan yang Sering Diajukan

Tester dirancang untuk muatan berukuran API, bukan transfer massal. Untuk unggahan sangat besar (video, arsip biner), tool yang dibuat khusus seperti curl atau httpie lebih cocok; tester ini untuk menguji API, bukan memindahkan file besar.

Ya. Tempel nilai cookie ke header Cookie. Tester tidak membagikan cookie browser Anda ke target secara default, jadi Anda mengontrol persis apa yang dikirim.

Request dijalankan dari server tool (untuk melewati batasan CORS browser). Tidak ada yang disimpan melebihi satu respons yang Anda lihat; request tidak disimpan atau dicatat.

Tidak, tester ini dibatasi pada request-response HTTP biasa. Untuk pengujian WebSocket, gunakan klien WS khusus yang mendukung handshake upgrade penuh dan protokol frame.

Alat Terkait

Alat ini tersedia dalam bahasa lain