Cek MX Record

Cari MX
Berikutnya

Saat email terpental (bounce), hal pertama yang perlu diperiksa adalah MX record penerima. Alat ini melakukan kueri ke DNS otoritatif domain mana pun dan mengembalikan daftar lengkap hostname mail exchanger, nilai prioritasnya, serta alamat IP hasil resolusi: persis gambaran yang dilihat server SMTP pengirim sebelum mencoba mengirimkan pesan.

Cara kerja pencarian MX

  1. 1

    Masukkan domain

    Ketik domain apex, misalnya example.com. Jangan sertakan "mail." atau protokol apa pun.

  2. 2

    Kueri DNS

    Alat ini meminta kumpulan MX record dari resolver publik dan membaca setiap entri yang dikembalikan.

  3. 3

    Lihat prioritas

    Angka prioritas yang lebih rendah dicoba lebih dulu. Prioritas yang sama dibagi bebannya secara round-robin.

  4. 4

    Resolusikan hostname

    Setiap target MX diresolusikan menjadi record A atau AAAA, sehingga Anda dapat mengenali host yang sudah mati.

Apa sebenarnya fungsi MX record

MX (Mail Exchanger) record memberi tahu dunia server mana yang menerima email untuk sebuah domain. Record ini dikembalikan sebagai jawaban atas kueri DNS bertipe MX, dan setiap entri terdiri dari dua bagian: angka prioritas dan hostname. Server pengirim mencoba prioritas terendah lebih dulu, lalu beralih ke angka yang lebih tinggi bila pengiriman gagal.

Anatomi sebuah MX record

Kolom Contoh Arti
Prioritas 10 Urutan preferensi; angka terendah menang
Exchanger aspmx.l.google.com. Hostname server email penerima
TTL 3600 Jumlah detik sebuah resolver boleh menyimpan jawaban di cache

Kesalahan umum yang terdeteksi pencarian ini

  • Record A alih-alih MX. Sebagian domain tanpa sengaja mengarahkan domain apex ke host webmail, bukan menyetel MX record, sehingga pengiriman gagal tanpa peringatan.
  • CNAME di domain apex. Target MX harus berupa hostname yang punya record A/AAAA. Memakai CNAME sebagai target MX melanggar RFC 2181.
  • Null MX yang hilang. Jika sebuah domain memang tidak menerima email, publikasikan MX 0 . agar pengirim langsung mendapat bounce, bukan mencoba ulang selama berhari-hari.
  • Target Google atau Microsoft yang usang. Organisasi yang bermigrasi ke Microsoft 365 sering lupa menghapus entri aspmx.l.google.com yang lama.

Pertanyaan yang Sering Diajukan

Demi redundansi. Email bekerja dengan model store-and-forward, jadi penyedia layanan mendaftarkan beberapa mail exchanger dengan prioritas berbeda. Jika server utama mati, pengirim otomatis mencoba prioritas berikutnya.

Itu preferensi tertinggi: dicoba paling dulu. Angka sebenarnya hanya bermakna relatif terhadap record lain dalam kumpulan yang sama. Satu MX tunggal dengan prioritas 10 berperilaku persis sama dengan MX tunggal berprioritas 0.

Secara teknis bisa. Dalam kasus itu pengirim jatuh kembali ke record A, tetapi penyedia layanan modern sering menolak mengirim pada situasi tersebut. Jika sebuah domain memang tidak menerima email, publikasikan null MX sebagai gantinya.

Karena cache DNS. Resolver yang berbeda bisa menyimpan record lama sampai TTL-nya habis. Jika Anda baru saja mengubah MX record, tunggu sampai TTL lama lewat sebelum membandingkan hasil.

Alat Terkait

Alat ini tersedia dalam bahasa lain