Kalkulator Akar Kuadrat

Square root

Masukkan angka positif, dan kalkulator akan mengembalikan akar kuadratnya dalam bentuk desimal hingga 15 digit, serta—jika memungkinkan—bentuk radikal sederhana yang tepat: misalnya, √72 berubah menjadi 6√2, dan √200 berubah menjadi 10√2. Untuk bilangan kuadrat sempurna, hasilnya adalah bilangan bulat; untuk bilangan negatif, hasilnya dinyatakan dalam notasi i dengan unit imajiner dihilangkan.

Cara perhitungan akar

  1. 1

    Masukkan radikand

    Angka yang terletak di bawah radikal: positif, negatif, atau nol.

  2. 2

    Formulir desimal

    Dihitung menggunakan instruksi akar kuadrat IEEE 754 — akurat hingga 15 digit signifikan.

  3. 3

    Bentuk radikal sederhana

    Pisahkan faktor-faktor pembagi berbentuk kuadrat sempurna dari √72: √72 = √(36 × 2) = 6√2.

  4. 4

    Tampilkan cara kerjanya

    Faktorisasi langkah demi langkah ditampilkan agar Anda dapat mereproduksinya secara manual.

Kuadrat sempurna yang perlu diketahui

n √(n²)
1 1 1
2 4 2
3 9 3
4 16 4
5 25 5
10 100 10
11 121 11
12 144 12
13 169 13
14 196 14
15 225 15
16 256 16
25 625 25

Mempermudah persamaan kuadrat tak sempurna

Kuncinya adalah menemukan faktor terbesar dari bilangan yang merupakan kuadrat sempurna.

Jika hasilnya masih mengandung faktor yang bukan kuadrat, ulangi proses berikut: √180 = √(36 × 5) = 6√5, bukan √(4 × 45) = 2√45 (yang belum sepenuhnya disederhanakan).

Nilai desimal umum

Angka negatif dan bilangan imajiner

Akar kuadrat dari bilangan negatif tidak didefinisikan dalam bilangan real. Pada bilangan kompleks, √(−x) = i√x untuk x positif; sehingga √(−4) = 2i. Kalkulator menampilkan bentuk imajiner, bukan nilai desimal, untuk masukan negatif.

Akar kuadrat versus akar pangkat n

Kalkulator ini dapat menghitung akar kuadrat (akar kedua). Untuk akar kubik, akar keempat, dan sebagainya, gunakan alat akar ke-n umum. Identitas penting:

Penunjuk Sejarah

Simbol radikal √ berkembang dari huruf r (yang merujuk pada radix; kata “root” dalam bahasa Latin) pada abad ke-16. Garis horizontal (vinculum) ditambahkan pada abad ke-17 untuk membatasi bagian yang terletak di bawah akar tersebut.

Pertanyaan yang Sering Diajukan

Setiap bilangan positif memiliki dua akar kuadrat, yaitu +x dan −x. Akar utama (yang bernilai tidak negatif)lah yang biasanya dimaksud dengan √. Persamaan kuadrat menggunakan kedua akar tersebut.

Secara konvensional, nilai tersebut hanya adalah 5. mengembalikan akar utama (yang bernilai non-negatif). Saat menyelesaikan persamaan x² = 25, baik 5 maupun −5 memenuhi persamaan tersebut; oleh karena itu, hasilnya adalah x = ±5.

Metode historis meliputi algoritma pembagian panjang digit per digit, metode Newton (iteratif: x_new = (x + a/x)/2), atau pendekatan faktorisasi dan penyederhanaan untuk menentukan akar dari bilangan yang kaya akan kuadrat sempurna. Metode Newton konvergen dengan cepat; hanya dalam tiga iterasi, akurasi hingga 10 digit telah dicapai untuk sebagian besar kasus masukan.

Hal ini dibuktikan oleh orang Yunani melalui metode kontradiksi: jika √2 dapat dinyatakan dalam bentuk pecahan terendah sebagai p/q, maka 2q² = p², sehingga p merupakan bilangan genap; dengan demikian p = 2k, dan 2q² = 4k², yang berarti q² juga genap—hal ini bertentangan dengan lowest terms. Oleh karena itu, √2 tidak dapat berupa pecahan; nilai tersebut bersifat irasional.