Kalkulator Subnet IP

Berikutnya

Masukkan alamat IPv4 dalam format CIDR (192.168.1.0/24), lalu kalkulator akan menghasilkan alamat jaringan, alamat broadcast, host pertama dan terakhir yang dapat digunakan, jumlah total host, subnet mask, mask wildcard, serta bentuk binernya. Mendukung tautan titik-ke-titik /31 dan rute host /32, serta dapat membagi blok induk menjadi subnet dengan ukuran yang sama.

Cara menghitung subnet

  1. 1

    Masukkan notasi CIDR

    Ketik `10.0.0.0/8`, `192.168.1.0/24`, atau `172.16.5.128/29`, alat ini akan menganalisis setiap CIDR IPv4 yang valid.

  2. 2

    Baca rinciannya

    Alamat jaringan, alamat broadcast, host pertama/terakhir yang dapat digunakan, jumlah total host, subnet mask, dan mask wildcard.

  3. 3

    Periksa bentuk biner

    Beralih ke tampilan biner untuk melihat susunan 32-bit dengan batas antara bagian jaringan dan host yang ditandai.

  4. 4

    Bagi bila perlu

    Masukkan panjang prefiks anak untuk membagi blok induk menjadi subnet yang lebih kecil, dengan rentang masing-masing dicantumkan.

Referensi cepat CIDR

Prefiks Mask Host yang dapat digunakan Penggunaan umum
/30 255.255.255.252 2 WAN titik-ke-titik
/29 255.255.255.248 6 Segmen kantor kecil
/28 255.255.255.240 14 VLAN server
/27 255.255.255.224 30 Segmen kantor menengah
/26 255.255.255.192 62 VLAN departemen
/25 255.255.255.128 126 Kantor cabang
/24 255.255.255.0 254 LAN “slash 24” klasik
/23 255.255.254.0 510 LAN besar
/22 255.255.252.0 1022 Segmen kampus
/16 255.255.0.0 65.534 Privat tingkat 1

Host yang dapat digunakan vs total host

Sebuah /24 memiliki total 256 alamat. Dua di antaranya disediakan: alamat jaringan (pertama) dan alamat broadcast (terakhir), sehingga tersisa 254 host yang dapat digunakan.

Pengecualian:

  • /31 (RFC 3021) digunakan untuk tautan titik-ke-titik tanpa reservasi jaringan/broadcast, 2 dapat digunakan.
  • /32 adalah rute untuk satu host (loopback, VIP), 1 alamat, 1 dapat digunakan.

Mask wildcard

Digunakan oleh Cisco ACL dan OSPF: operasi NOT tingkat bit terhadap subnet mask.

Mask:     255.255.255.0     = 11111111.11111111.11111111.00000000
Wildcard: 0.0.0.255         = 00000000.00000000.00000000.11111111

Angka 1 pada wildcard berarti “abaikan bit ini saat pencocokan”. Sebuah /24 cocok pada 24 bit pertama dan mengabaikan 8 bit terakhir.

Rentang alamat privat (RFC 1918)

Blok Ukuran
10.0.0.0/8 16,7 juta IP
172.16.0.0/12 1 juta IP
192.168.0.0/16 65 ribu IP

Kesalahan umum

  • Selisih satu pada broadcast. Sebuah /24 yang berakhir dengan .255 memiliki .254 sebagai host terakhir yang dapat digunakan, bukan .255.
  • Menganggap semua /24 bersifat privat. 8.8.8.0/24 adalah Google DNS publik; 192.168.1.0/24 bersifat privat. Periksa RFC 1918 sebelum menerapkannya.
  • Subnet yang tumpang tindih dalam tabel routing. Sebuah /16 yang memuat /24 milik situs tim lain akan merusak keterjangkauan.
  • Lupa memakai /31 untuk titik-ke-titik. Memakai /30 memboroskan separuh alamat untuk jaringan + broadcast.

Pertanyaan yang Sering Diajukan

254 host yang dapat digunakan. Satu /24 berjumlah 256 alamat secara keseluruhan, tetapi alamat pertama (jaringan) dan terakhir (broadcast) disediakan, sehingga tersisa 254 yang dapat Anda tetapkan ke perangkat.

RFC 3021 mengizinkan subnet /31 pada tautan titik-ke-titik tanpa overhead jaringan/broadcast. Kedua alamat menjadi dapat digunakan, sehingga memangkas separuh konsumsi IP pada infrastruktur WAN.

Versi ini berfokus pada IPv4. Untuk subnet IPv6 (/48, /56, /64, dll.), gunakan kalkulator subnet IPv6 khusus, aritmetikanya serupa, tetapi ruang alamatnya jauh lebih luas.

Masukkan blok induk sebagai /24 dan atur “bagi ke /26”. Anda akan mendapatkan empat subnet: .0/26, .64/26, .128/26, dan .192/26, masing-masing dengan 62 host yang dapat digunakan.

Alat Terkait

Alat ini tersedia dalam bahasa lain