Kalkulator Permutasi

Berikutnya

Permutasi menghitung pilihan berurutan tanpa pengulangan. Menentukan juara pertama, kedua, dan ketiga dari 10 pelari menghasilkan P(10, 3) = 720 karena perubahan urutan menghasilkan susunan berbeda. Masukkan n sebagai jumlah item yang tersedia dan r sebagai jumlah posisi.

Cara menghitung permutasi

  1. 1

    Masukkan n (jumlah total item)

    Ukuran kolam yang Anda pilih.

  2. 2

    Masukkan r (item yang dipilih)

    Berapa banyak slot yang Anda isi, secara berurutan?

  3. 3

    Periksa rentang nilai

    Gunakan bilangan bulat dengan 0 ≤ r ≤ n ≤ 170. Rentang yang tidak valid menghasilkan 0.

  4. 4

    Baca P(n, r)

    Hasil bilangan bulat yang tepat muncul di bawah kolom masukan.

Rumus yang digunakan kalkulator

Kasus Rumus Interpretasi
Tanpa pengulangan P(n, r) = n! / (n - r)! Setiap barang hanya digunakan sekali; urutan penting

Rumus ini berlaku ketika urutan penting dan setiap item hanya boleh dipilih sekali. Jika pengulangan diizinkan, jumlahnya adalah n^r; kalkulator ini tidak menghitung kasus tersebut.

Jika r = n (artinya Anda mengatur setiap elemen), rumus standar berubah menjadi n!, yaitu faktorial klasik.

Permutasi versus kombinasi

Konsep Apakah urutan penting? Rumus
Permutasi Ya n! / (n - r)!
Kombinasi Tidak n! / (r! * (n - r)!)

Aturan umumnya sebagai berikut: jika pertukaran dua posisi mempengaruhi hasil akhir (posisi pertama, kedua, atau ketiga dalam kompetisi), maka itu merupakan permutasi; jika tidak (terutama soal anggota komite), maka itu merupakan kombinasi.

Permutasi dalam dunia nyata

  • Peringkat turnamen. Mengurutkan seluruh 8 finalis: 8! = 40.320.
  • Penataan kursi. Mendudukkan 5 tamu di 5 kursi: 5! = 120.
  • Medali. Membagikan tiga medali berbeda kepada 10 finalis: P(10, 3) = 720.

Pertumbuhan faktorial bersifat eksponensial.

Nilai n! tumbuh sangat cepat: 10! = 3.628.800, sedangkan 20! = 2.432.902.008.176.640.000. Kalkulator memakai aritmetika bilangan bulat tepat dan menerima n hingga 170; hasil tidak diubah menjadi notasi ilmiah.

Pertanyaan yang Sering Diajukan

Permutasi memperhatikan urutan (posisi pertama, kedua, ketiga); kombinasi tidak memperhatikan urutan tersebut (hanya menentukan “siapa yang masuk tim”). Dari 10 orang, jumlah permutasi untuk memilih 3 orang adalah 720, sedangkan kombinasinya hanya 120.

Tidak. Kalkulator menghitung pilihan berurutan tanpa pengembalian. Jika setiap item dari n dapat dipakai lagi pada masing-masing dari r posisi, hitung n^r.

Hanya ada satu cara untuk mengatur nol elemen, yaitu susunan kosong. Inilah juga alasan mengapa 0! = 1; hal ini memastikan konsistensi formula-formula tersebut.

Gunakan bilangan bulat dengan 0 ≤ r ≤ n dan n paling besar 170. Hasil ditampilkan sebagai bilangan bulat yang tepat.

Alat Terkait

Alat ini tersedia dalam bahasa lain