Alat Penggabung CSV

Anda memiliki dua ekspor berformat CSV dengan kolom yang sama, data pesanan selama dua bulan, dua platform pasar, dan dua tim regional, dan Anda memerlukan hasilnya dalam satu file. Alat ini menggabungkan isi CSV B ke dalam CSV A, serta secara default melewatkan baris header dari file kedua; sehingga hasil gabungan akan menampilkan satu set nama kolom di bagian atas dan semua baris dari kedua data masukan di bawahnya.

Cara Menggabungkan Dua File CSV

  1. 1

    Tempel file CSV A

    Ini menjadi blok utama dari file hasil penggabungan, termasuk baris header jika ada.

  2. 2

    Masukkan CSV B

    Bagian ini ditambahkan setelah CSV A. Gunakan kotak centang untuk mengatur apakah baris pertama dianggap sebagai header dan dilewati.

  3. 3

    Konfirmasi penyesuaian kolom

    Alat ini tidak mengatur ulang urutan kolom. Pastikan kedua file memiliki urutan kolom yang sama dan jumlah kolom yang sepadan sebelum melakukan penggabungan.

  4. 4

    Salin file CSV yang telah digabungkan

    Baris-baris dihubungkan oleh satu baris baru, sehingga Anda memperoleh satu file CSV yang siap diimpor ke mana saja.

Menambah atau menggabungkan kolom: penggabungan mana yang sebenarnya Anda butuhkan?

Dua file CSV dapat digabungkan dengan dua cara yang secara mendasar berbeda. Alat ini melakukan penambahan, yaitu menumpuk baris satu di atas lainnya. Alat ini tidak melakukan penggabungan kolom, yang menambahkan kolom dari satu file CSV ke baris yang sesuai di file lainnya.

Tipe Fungsi Digunakan saat
Penambahan Menumpuk baris secara vertikal Kolom sama, data lebih banyak
Penggabungan kolom Menyatukan kolom secara horizontal pada kunci bersama Kolom berbeda, ID yang sama

Sebelum Anda menggabungkan: daftar periksa selama 30 detik

  1. Urutan kolom cocok. Jika CSV A bernilai id,nama,email dan CSV B bernilai id,email,nama, proses penggabungan akan menyimpangkan posisi data tanpa peringatan. Urutkan kembali kolom terlebih dahulu dengan alat Ekstraktor Kolom.
  2. Pemisah cocok. Kedua file harus menggunakan pemisah yang sama (koma). File yang dipisahkan tab akan dianggap sebagai file CSV berkolom tunggal.
  3. Akhir baris konsisten. Alat ini menormalkan setiap pemutus baris Unicode, tetapi akhir baris yang tercampur tetap dapat membingungkan parser di tahap berikutnya.
  4. Lewati header kedua. Biarkan kotak centang tetap aktif kecuali CSV B memang sudah tidak memiliki header; jika tidak, Anda akan mendapatkan baris id,nama,email yang menyusup di tengah data Anda.

Langkah selanjutnya setelah penggabungan

  • Jalankan Penghapus Duplikat CSV untuk menghapus baris yang muncul di kedua masukan.
  • Susun file gabungan berdasarkan tanggal atau ID menggunakan Pengurut CSV agar urutannya dapat diprediksi.
  • Jika Anda memerlukan lebih dari dua masukan, gabungkan secara berpasangan; setiap prosesnya ringan.

Pertanyaan yang Sering Diajukan

Proses penggabungan tidak menyusun ulang kolom. Jika CSV A bernilai id,nama,email dan CSV B bernilai id,email,nama, hasilnya akan mencampur email dan nama. Urutkan kembali kolom terlebih dahulu menggunakan Ekstraktor Kolom CSV agar kedua data masukan memiliki tata letak yang seragam.

Tidak dilakukan dalam satu langkah saja. Gabungkan dua file pertama ke dalam file CSV baru, kemudian gabungkan hasilnya dengan file ketiga, dan seterusnya. Setiap langkah berlangsung secara instan dan hasilnya tetap valid.

Tidak, baris yang identik di A dan B akan tetap dipertahankan keduanya. Jalankan Penghapus Duplikat CSV setelahnya jika Anda hanya memerlukan satu salinan dari setiap baris.

Kedua file CSV dikirim ke server kami untuk menjalankan proses penggabungan. File tersebut tidak disimpan atau dibagikan, dan tidak ditambahkan ke tautan halaman.

Alat Terkait

Alat ini tersedia dalam bahasa lain