Kalkulator Faktor Skala

Faktor skala

Gunakan satuan panjang apa pun (cm, m, inci, kaki); semua panjang harus memakai satuan yang sama.

Ubah pengukuran yang bersesuaian menjadi faktor skala, lalu terapkan faktor tersebut pada panjang baru. Kalkulator juga menampilkan ukuran linear dalam bentuk persen beserta faktor luas dan faktor volume terkait, yang berguna untuk peta, model, gambar, purwarupa, dan desain yang diubah ukurannya. Masukkan nilai dalam satuan apa pun asalkan konsisten; rasionya tidak bersatuan, sedangkan hasil setelah diskalakan memakai satuan panjang target.

Cara menghitung faktor skala

  1. 1

    Masukkan pasangan panjang acuan yang bersesuaian

    Tambahkan satu panjang dari objek atau gambar asli beserta panjang bersesuaian pada versinya yang sudah diskalakan.

  2. 2

    Tambahkan panjang yang akan diskalakan

    Isi panjang asli lain yang harus memakai rasio pembesaran atau pengecilan yang sama.

  3. 3

    Baca semua faktor pengali

    Bandingkan faktor skala, ukuran linear, panjang setelah diskalakan, faktor luas, dan faktor volume.

Rumus faktor skala dan contoh praktisnya

Faktor skala membandingkan dua pengukuran linear yang bersesuaian. Jika panjang acuan asli adalah (L_o) dan panjang bersesuaian setelah diskalakan adalah (L_s), maka faktor skala linear (k) adalah:

[ k = \frac{L_s}{L_o} ]

Kalikan panjang asli lainnya dengan (k) untuk mendapatkan panjang setelah diskalakan. Faktor yang lebih besar dari 1 memperbesar objek, faktor antara 0 dan 1 mengecilkan objek, dan faktor 1 mempertahankan ukuran asli. Pastikan kedua pengukuran acuan menggunakan satuan yang sama sebelum menghitung; misalnya, jangan membagi sentimeter dengan milimeter tanpa mengonversi salah satunya terlebih dahulu.

Misalkan panjang acuan 25 cm menjadi 75 cm. Faktor skalanya adalah (75 / 25 = 3). Panjang target 10 cm menjadi (10 \times 3 = 30) cm. Karena luas memiliki dua dimensi, faktor pengalinya adalah (k^2 = 9). Volume memiliki tiga dimensi sehingga faktor pengalinya (k^3 = 27).

Faktor skala Makna linear Faktor luas Faktor volume
0,5 Setiap panjang menjadi setengahnya 0,25× 0,125×
1 Ukuran asli
2 Setiap panjang menjadi dua kali lipat
3 Setiap panjang menjadi tiga kali lipat 27×

Ukuran linear diperoleh dengan mengalikan faktor dengan 100. Faktor 1,5 berarti panjang setelah diskalakan sebesar 150% dari panjang asli. Ini bukan kenaikan 150%: nilainya setara dengan kenaikan 50%. Demikian pula, faktor 0,8 berarti 80% dari ukuran asli, atau penurunan 20%.

Kesalahan umum meliputi menukar posisi panjang acuan asli dengan panjang hasil skala, mencampur satuan pengukuran, serta menerapkan faktor linear langsung ke luas atau volume. Tentukan arah penskalaan sebelum memasukkan nilai. Bila membutuhkan transformasi kebalikannya, tukar kedua panjang acuan atau gunakan kebalikannya (1/k).

Pertanyaan yang Sering Diajukan

Artinya objek hasil penskalaan lebih kecil daripada aslinya. Misalnya, faktor 0,25 membuat setiap panjang bersesuaian tinggal seperempat nilai semula. Faktor luasnya menjadi 0,0625 dan faktor volumenya 0,015625.

Gunakan satuan yang sama untuk kedua panjang acuan yang bersesuaian sebelum menghitung faktornya. Panjang target boleh ditulis dalam satuan yang ingin dipertahankan karena faktornya sendiri tidak bersatuan. Konversi kedua acuan ke satu satuan dahulu jika berbeda.

Luas berubah pada dua dimensi sehingga berskala menurut kuadrat faktor linear. Volume berubah pada tiga dimensi sehingga berskala menurut pangkat tiga. Ketika setiap panjang menjadi dua kali lipat, luas dikali 4 dan volume dikali 8.

Tidak ada berkas yang diunggah. Kalkulator hanya mengirim nilai numerik yang diperlukan untuk merender hasil, dan nilai pada mode terpandu dapat muncul di URL halaman. Jangan masukkan pengukuran rahasia ke tautan yang Anda bagikan.

Alat Terkait

Alat ini tersedia dalam bahasa lain