Pembuat Latar Bermotif

Pilih motif

Setiap pilihan menghasilkan motif gradien CSS berulang tanpa berkas gambar.

Jenis motif

Pilih motif berupa titik, kisi, garis rapat, papan catur, arsir silang, atau garis diagonal renggang. Tentukan warna latar, warna motif, dan jarak pengulangannya. Alat ini membangun latar berulang dari gradien CSS, menampilkan pratinjau langsung, lalu memberikan deklarasi yang siap ditempel ke aturan CSS. Bergantung pada motifnya, hasil dapat memakai background-color, background-image, background-size, dan background-position. Alat ini tidak membuat berkas gambar atau SVG.

Cara membuat sebuah pola

  1. 1

    Pilih motif

    Titik, kisi, garis rapat, papan catur, arsir silang, atau garis diagonal renggang.

  2. 2

    Atur dua warna

    Pilih warna latar dan warna untuk garis atau bentuk gradien.

  3. 3

    Atur jarak

    Pilih jarak pengulangan dari 5 px untuk tekstur rapat hingga 80 px untuk motif yang lebih renggang.

  4. 4

    Periksa pratinjau

    Pratinjau langsung diperbarui saat motif, warna, atau jarak berubah.

  5. 5

    Salin CSS

    Salin deklarasi yang dihasilkan dan tempelkan ke aturan CSS apa pun.

CSS murni, tanpa berkas gambar

Setiap motif digambar dengan gradien CSS di atas background-color yang solid. Hasilnya tidak memerlukan berkas gambar untuk dihosting atau diminta. Sebagai contoh, motif titik terlihat seperti ini:

.hero {
  background-color: #1F2937;
  background-image: radial-gradient(#FFFFFF 1px, transparent 1px);
  background-size: 20px 20px;
  background-repeat: repeat;
}

Latar CSS berulang secara bawaan. Nilai ukuran dan posisi yang dihasilkan menyelaraskan lapisan motif ketika berulang, tetapi zoom browser dan piksel pecahan dapat sedikit mengubah tampilan tepinya. Ubah nilai jarak untuk membuat tekstur lebih rapat atau lebih renggang.

Terbuat dari apa setiap motif

Motif Dibangun dari Cocok untuk
Titik Sebuah radial-gradient yang berulang Halaman teknologi, dasbor, UI modern
Kisi Dua garis linear-gradient yang bersilangan Kesan kertas grafik, papan tulis, perencana
Garis rapat repeating-linear-gradient 45 derajat Aksen tiang cukur, bagian yang ceria
Papan catur Empat lapisan linear-gradient bersudut UI retro, latar bergaya transparansi
Arsir silang Dua repeating-linear-gradient bersilangan Tekstur sketsa dan cetak, editorial
Garis diagonal renggang Satu repeating-linear-gradient 45 derajat Status peringatan, tenda bergaris, olahraga

Tips warna dan kontras

  • Gunakan kontras rendah untuk latar. Warna motif yang dekat dengan warna latar biasanya tampak halus. Kontras tinggi dapat bersaing dengan isi halaman.
  • Sesuaikan dengan merek Anda. Gunakan warna merek sebagai warna pola alih-alih abu-abu polos agar teksturnya terhubung dengan identitas Anda.
  • Mode gelap. Cobalah warna latar gelap dan warna motif yang sedikit lebih terang. Kontras kuat dapat terlihat ramai pada bidang gelap yang luas.
  • Uji teks terhadap kedua warna. Jika teks berada di atas motif, periksa kontras warna teks terhadap warna latar dan warna motif di setiap tempat yang mungkin berada di bawah huruf. Alat ini menampilkan motif, tetapi tidak melakukan audit kontras WCAG.

Di mana menggunakannya

  • Latar belakang hero dan bagian yang butuh sedikit tekstur tanpa gambar.
  • Kartu dan panel dalam sebuah dasbor, di mana kisi atau titik samar menambah struktur.
  • Status kosong dan placeholder, di mana papan catur terbaca netral.
  • Tata letak bergaya cetak dan slide yang menuntut kesan kertas grafik atau arsir silang.

Karena motif berupa CSS dan bukan aset latar terpisah, motif tidak menambah permintaan gambar. Nilai gradien, ukuran, dan posisinya juga dapat disesuaikan kemudian melalui alat pengembang browser.

Pertanyaan yang Sering Diajukan

Tidak. Keluarannya adalah CSS murni: sebuah background-color ditambah background-image yang terbuat dari gradien CSS. Anda menyalin CSS-nya lalu menempelkannya pada sebuah elemen. Tidak ada berkas gambar atau SVG yang perlu diunduh atau dihosting.

Latar CSS berulang secara bawaan. Nilai ukuran dan posisi yang dihasilkan menyelaraskan lapisannya. Zoom browser dan piksel pecahan kadang dapat membuat tepi pengulangan terlihat sedikit berbeda, jadi periksa motif pada ukuran pemakaian akhirnya.

Motif berkontras rendah biasanya tidak terlalu mengganggu, tetapi itu belum membuktikan bahwa teks mudah dibaca. Uji warna teks terhadap setiap warna yang mungkin berada di bawahnya. Untuk teks padat, latar polos biasanya lebih mudah diperiksa.

Warnanya hanyalah nilai heksadesimal di dalam CSS. Sunting background-color dan warna di dalam gradien, atau buat ulang di sini dengan warna baru lalu salin cuplikan yang segar.

Alat Terkait