Penghitung Paragraf

Lampirkan teks apa pun, draf esai, tulisan blog, atau laporan, dan alat ini akan membaginya berdasarkan pemisahan paragraf, batas kalimat, serta jumlah kata, lalu menampilkan tiga angka sekaligus: jumlah paragraf, jumlah kalimat, dan jumlah kata, beserta rata-ratanya (jumlah kata per paragraf dan jumlah kalimat per paragraf). Alat ini sangat berguna untuk memastikan struktur esai tetap terkendali serta mendeteksi draf yang terlalu padat dengan teks sebelum dipublikasikan.

Bagaimana paragraf dihitung

  1. 1

    Tempel teks

    Dengan panjang apa pun. Garis kosong yang memisahkan paragraf.

  2. 2

    Deteksi paragraf

    Baris kosong (dua baris baru yang berurutan) menandai pemisahan paragraf.

  3. 3

    Pemisahan kalimat

    Tanda penutup seperti titik, tanda tanya, dan tanda seru, termasuk cara menangani singkatan.

  4. 4

    Tokenisasi kata

    Urutan yang dipisahkan oleh ruang anggaran, di mana kontraksi dihitung sebagai satu kata.

  5. 5

    Baca semua jumlah

    Paragraf, kalimat, kata-kata, serta rata-rata jumlah kata per paragraf.

Metrik paragraf sehat

Metrik Target Alasan
Jumlah kata per paragraf 40–100 cukup panjang untuk dapat dibaca secara lengkap, namun cukup singkat untuk dapat disingkap dengan cepat
Jumlah kalimat per paragraf 3–6 Selain itu, pembaca kehilangan alur cerita
Jumlah paragraf per 500 kata 6–10 Kepadatan rata-rata blog
Jumlah paragraf per halaman (untuk cetak) 3–5 Dengan jarak antar baris standar

Teks yang ditulis untuk media daring umumnya lebih singkat dibandingkan versi cetak. Pembaca perangkat seluler terutama mendapat manfaat dari paragraf yang terdiri dari 2–3 kalimat; blok teks yang terlalu padat biasanya diabaikan.

Struktur memungkinkan pemeriksaan ini

  • Jumlah kata esai: Esai mahasiswa sarjana umumnya terdiri dari 1.500 hingga 3.000 kata yang dibagi menjadi 6 hingga 12 paragraf. Alat penghitung ini memverifikasi kedua jumlah tersebut.
  • Panjang postingan blog: Konten komersial umumnya berisi 1.200 hingga 2.000 kata. Pembagian konten tersebut menjadi 20–30 paragraf akan meningkatkan kemudahan pembacaan.
  • Abstrak akademik: Umumnya berisi 150–300 kata dalam satu paragraf. Gunakan alat pengatur panjang teks untuk memangkasnya secara tepat.
  • Disiplin dalam newsletter: Newsletter yang baik menggunakan paragraf yang sangat singkat (1–2 kalimat) agar terasa seperti catatan pribadi.

Masalah struktural umum

  • Dinding teks: Paragraf yang terdiri dari lebih dari 200 kata merupakan pertanda masalah dalam keterbacaan di layar. Lakukan pemisahan paragraf pada setiap jeda alami.
  • Paragraf berupa satu kalimat tersebar di mana-mana. Penggunaan kalimat untuk menekankan isi dilakukan secara terbatas; setiap paragraf yang terdiri dari satu kalimat terasa seperti daftar poin dengan langkah-langkah tambahan.
  • Kepadatan teks yang tidak merata: Tiga paragraf masing-masing berisi 50 kata, diikuti oleh satu paragraf sepanjang 400 kata, menunjukkan perubahan ritme pemikiran. Tulis ulang agar konsisten.
  • Pembukaan yang kuat. Paragraf pengantar sepanjang 300 kata harus mampu menarik perhatian pembaca sejak awal. Sebaiknya paragraf pertama berisi 40–80 kata, dengan ide utama disampaikan dalam kalimat pertama atau kedua.

Menghitung kasus-kasus khusus

  • Dialog: Setiap giliran pembicara memulai paragraf baru dalam karya fiksi, terlepas dari panjangnya. Novel yang memiliki dialog aktif umumnya terdiri dari banyak paragraf pendek.
  • Kutipan dan kutipan terputus: Kutipan blok dianggap sebagai paragraf tersendiri.
  • Daftar. Daftar berbentuk tanda bulat umumnya tidak dihitung sebagai paragraf; alat ini menawarkan kedua perilaku tersebut.
  • Judul Bagian. Judul bagian bukan merupakan paragraf; sistem tidak memasukkan judul bergaya Markdown saat melakukan pemrosesan teks.

Pertanyaan yang Sering Diajukan

Sebuah blok teks yang dipisahkan dari bagian lainnya oleh baris kosong (dua baris baru secara berturut-turut). Dalam teks biasa atau Markdown, inilah standarnya; sedangkan dalam HTML, hal tersebut merujuk pada elemen <p> atau kontainer tingkat blok yang setara.

Ya, judul dan item daftar ditangani sesuai konvensi Markdown. Judul (# ## ###) tidak dihitung sebagai paragraf; sedangkan item daftar dapat dihitung sebagai paragraf atau dikecualikan, tergantung pada pengaturan yang digunakan.

Pemisahan kalimat jauh lebih rumit daripada yang tampaknya. Singkatan seperti “Dr.”, “Mr.”, atau “e.g.” sering menyesatkan pengguna yang tidak berpengalaman dalam pemisahan kalimat; meskipun alat ini menyertakan daftar singkatan umum untuk mencegah pemisahan yang salah, gaya penulisan yang unik tetap dapat menyebabkan kesalahan kecil.

Sebagian besar petunjuk penugasan menetapkan batas jumlah kata (±10%). Paragraf sebaiknya berjumlah antara 80 hingga 150 kata dengan 4 hingga 7 kalimat per paragraf, dan targetnya adalah 6 hingga 10 paragraf dalam esai sepanjang 1.500 kata. Gunakan rata-rata tersebut untuk mendeteksi ketidaksamaan struktur.

Alat Terkait

Alat ini tersedia dalam bahasa lain