Kalkulator Massa Molar

Massa molar
Berikutnya

Massa molar (berat molekul) suatu senyawa adalah jumlah berat atom dari setiap atom dalam rumusnya, dinyatakan dalam gram per mol (g/mol). Ketik rumus seperti H2O, Ca(OH)2, atau Fe2(SO4)3 dan kalkulator akan mengurai setiap simbol unsur, pengali, dan gugus di dalam tanda kurung, lalu menjumlahkan berat atom dari tabel periodik standar. Anda memperoleh total massa molar beserta rincian per unsur yang menunjukkan berapa banyak atom dari setiap unsur yang berkontribusi dan berapa gram yang ditambahkan masing-masing.

Cara kerja kalkulator massa molar

  1. 1

    Masukkan rumus kimia

    Gunakan huruf besar-kecil yang tepat: satu huruf kapital, satu huruf kecil kedua yang opsional (Na, Cl), angka subskrip, dan tanda kurung untuk gugus.

  2. 2

    Pengurai menghitung setiap atom

    Pengali dan pengali gugus diuraikan, sehingga Ca(OH)2 menjadi 1 Ca, 2 O, dan 2 H.

  3. 3

    Baca massa molar dan rinciannya

    Total dalam g/mol muncul terlebih dahulu, disertai tabel berisi unsur, jumlah, berat atom, dan kontribusi massa.

Rumus di balik massa molar

Massa molar suatu senyawa adalah jumlah terbobot dari massa atomnya:

M = Σ (berat atom unsur × jumlah atom)

Berat atom setiap unsur berasal dari tabel periodik standar (misalnya H = 1,008, O = 15,999, C = 12,011). Kalikan masing-masing dengan berapa kali unsur itu muncul dalam rumus, lalu jumlahkan kontribusinya. Hasilnya dinyatakan dalam gram per mol (g/mol), yaitu massa tepat satu mol (6,022 × 10²³ satuan rumus) dari zat tersebut.

Contoh perhitungan: Fe₂(SO₄)₃

Besi(III) sulfat terurai menjadi 2 atom Fe, 3 S, dan 12 O (gugus SO₄ muncul tiga kali, jadi 3 × 4 = 12 oksigen):

Unsur Jumlah Berat atom (g/mol) Massa (g/mol)
Fe 2 55,845 111,690
S 3 32,060 96,180
O 12 15,999 191,988
Total 399,858

Jadi, satu mol Fe₂(SO₄)₃ memiliki berat sekitar 399,86 g, kurang lebih 400 g/mol.

Membaca hasil

  • Massa molar (g/mol): angka besar; gunakan untuk mengonversi antara gram dan mol dengan n = massa ÷ M.
  • Rincian per unsur: memastikan pengurai membaca rumus Anda dengan benar. Jika suatu jumlah terlihat keliru, periksa kembali subskrip dan tanda kurung Anda.
  • Persentase massa: bagi kontribusi massa setiap unsur dengan total lalu kalikan 100 untuk memperoleh persentase massanya.

Kesalahan umum

  • Huruf besar-kecil itu penting. Co adalah kobalt; CO adalah karbon + oksigen (karbon monoksida). co bukan simbol yang valid. Aktifkan koreksi huruf besar-kecil otomatis jika Anda ragu.
  • Hidrat dan titik. Rumus yang ditulis dengan titik di tengah (CuSO₄·5H₂O) memerlukan penambahan air kristal secara terpisah: alat ini mengurai satu rumus terhubung dalam satu waktu.
  • Muatan dan label ion. Hilangkan muatan superskrip (tulis SO4, bukan SO4²⁻); massa molar mengabaikan muatan.
  • Unsur yang tidak dikenal (atau salah ketik) menghasilkan pesan rumus tidak valid alih-alih angka yang salah, sehingga Anda selalu tahu bahwa masukan ditolak.

Pertanyaan yang Sering Diajukan

Dalam penggunaan sehari-hari keduanya adalah angka yang sama. Berat molekul (atau berat rumus) adalah massa relatif tanpa satuan, sedangkan massa molar membawa satuan g/mol. Untuk perhitungan praktis di laboratorium, Anda menggunakan nilai yang sama untuk keduanya.

Letakkan gugus yang berulang di dalam tanda kurung diikuti pengalinya, seperti Ca(OH)2 atau Al2(SO4)3. Kalkulator menguraikan gugus tersebut, sehingga Ca(OH)2 dihitung sebagai 1 atom kalsium, 2 oksigen, dan 2 hidrogen.

Penyebab paling umum adalah huruf besar-kecil yang salah (gunakan Na, bukan NA atau na), simbol unsur yang tidak dikenal, salah ketik, atau tanda kurung yang tidak seimbang. Perbaiki simbolnya atau aktifkan opsi koreksi huruf besar-kecil otomatis, lalu coba lagi.

Kalikan massa molar dengan jumlah mol: massa (g) = mol × massa molar (g/mol). Misalnya, 0,5 mol air (18,015 g/mol) memiliki berat sekitar 9,0 g.

Tidak. Perhitungan berjalan di sesi peramban Anda dan tidak ada yang Anda ketik yang diunggah atau disimpan di server kami.

Alat Terkait

Alat ini tersedia dalam bahasa lain