Pemeriksa Kepadatan Kata Kunci

Tempel satu blok teks (atau URL) dan pemeriksa akan menghitung frekuensi kata tunggal, dua kata, dan tiga kata. Kata henti disaring, dan kepadatan ditampilkan dalam persentase. Ini membantu Anda menemukan optimasi berlebih yang tidak disengaja (keyword stuffing) serta kurangnya representasi istilah yang benar-benar ingin Anda peringkatkan.

Cara memeriksa kepadatan kata kunci

  1. 1

    Tempel konten Anda

    HTML atau teks biasa. Alat ini menghapus tag, tanda baca, dan skrip sebelum menghitung.

  2. 2

    Atur kata henti

    Daftar kata henti bawaan untuk bahasa Indonesia (atau pilih bahasa lain). Tambahkan pengecualian khusus.

  3. 3

    Baca tabel

    Kata tunggal, bigram, dan trigram yang paling sering muncul beserta jumlah dan kepadatan (%).

  4. 4

    Perhalus teks Anda

    Temukan kata kunci target yang hilang dan kata non-kata-kunci yang terlalu sering diulang.

Apa arti “kepadatan” di sini

Kepadatan adalah persentase dari total kata dalam konten yang diwakili oleh suatu istilah tertentu:

density(term) = count(term) / total_words_after_stop_filter * 100

Untuk trigram, penyebutnya adalah jumlah trigram, bukan jumlah kata.

Rentang dan artinya

Kepadatan Interpretasi
0–0,5% Istilah nyaris tidak muncul; mungkin kurang dari sisi SEO
0,5–2,5% Rentang sehat untuk kata kunci target pada konten panjang
2,5–4% Di ambang: masih terbaca, tetapi mulai terasa berulang
4–6% Kemungkinan terlalu dioptimalkan; pembaca menyadari pengulangan
lebih dari 6% Wilayah keyword stuffing; berisiko terkena penalti algoritma

Ini hanya panduan kasar: Google tidak mengumumkan ambang kepadatan, dan konten dengan kepadatan 6% tetap bisa mendapat peringkat jika konteksnya wajar (misalnya nama produk yang sering disebut). Metrik kepadatan adalah sinyal peringatan untuk penulisan, bukan batas atas SEO yang kaku.

Melampaui kepadatan: apa yang benar-benar penting

Kepadatan kata kunci lebih penting pada 2005 dibanding 2026. Peringkat Google kini memperhatikan:

  • Cakupan semantik: apakah halaman membahas sub-pertanyaan umum dari topik tersebut?
  • Kecocokan maksud: apakah konten sesuai dengan alasan seseorang menelusuri?
  • Otoritas / tautan balik: dari mana, dengan teks tautan apa?
  • Sinyal pengguna: durasi kunjungan, kedalaman gulir, tingkat kembali.

Kepadatan berguna sebagai umpan balik penulisan, bukan tuas peringkat. Jika kata kunci target muncul 0 kali dalam artikel 2.000 kata yang Anda tulis untuk memeringkatkannya, perbaiki. Jika muncul 47 kali, kurangi.

Kata henti itu penting

Tanpa menghapus kata henti, kata yang paling sering muncul selalu berupa “yang”, “di”, “dan”, “ke”. Sebagian besar bahasa memiliki ratusan kata henti standar; alat ini menghapusnya secara default, dan Anda dapat menambahkan kata khusus bidang (misalnya nama merek Anda jika tidak ingin ikut dihitung).

Kesalahan umum

  • Mengejar persentase kepadatan tertentu. Tulislah untuk pembaca; kata kunci muncul secara alami ketika topik dibahas secara menyeluruh.
  • Menghitung LSI / sinonim secara terpisah. Halaman tentang “sepatu lari” juga sebaiknya memuat “sepatu olahraga”, “sneaker”, dan “alas kaki”. Kepadatan nol pada kata kunci target dengan cakupan sinonim yang kaya sering kali tetap mendapat peringkat baik.
  • Mengabaikan teks tautan dan alt gambar. Alat kepadatan hanya menghitung teks isi. Teks tautan, atribut alt, dan teks judul juga penting.
  • Melupakan trigram. Satu kata kunci mungkin hanya berkepadatan 1%, tetapi frasa tiga kata (sepatu lari terbaik) bisa jadi merupakan kueri yang sebenarnya.

Pertanyaan yang Sering Diajukan

Tidak ada angka ajaib. Kepadatan kata kunci target yang sehat biasanya 0,5–2,5% untuk artikel panjang, tetapi konteks lebih penting daripada persentase. Tulislah secara alami: jika sebuah kata kunci muncul 0 kali, Anda punya masalah, dan jika muncul 47 kali, Anda punya masalah yang berbeda.

Tidak. Tag, atribut, dan konten skrip dihapus sebelum penghitungan kata. Hanya teks yang terlihat yang dianalisis.

Bisa, asalkan halaman dapat diakses publik. Tempel URL-nya dan alat akan mengambil HTML, menghapus bagian templat (header, footer), lalu menganalisis konten utama.

Ya. Pilih bahasanya dan alat akan menerapkan daftar kata henti serta aturan tokenisasi bahasa tersebut. Bahasa Spanyol, Prancis, Jerman, Italia, Portugis, dan Belanda didukung secara langsung.

Alat Terkait

Alat ini tersedia dalam bahasa lain