Format JSON
Lampirkan blok JSON—baik yang telah diminifikasi, menggunakan tanda pengantar khusus (escape), maupun langsung dari baris log—lalu hasilnya akan ditampilkan dengan format yang rapi sesuai ukuran penjelajahan yang Anda pilih. Sistem akan memverifikasi data saat pemrosesan dan menunjukkan baris serta kolom tepat dari setiap kesalahan. Secara opsional, kunci objek dapat diurutkan secara alfabetik, sehingga perbandingan perubahan antara dua respons API menjadi jauh lebih mudah dibaca.
Cara Memformat JSON
-
1
Lampirkan JSON
Baik dalam bentuk yang disederhanakan, tersembunyi di dalam sebuah string, maupun dibungkus oleh callback JSONP—parser akan menguraikan semuanya secara lengkap.
-
2
Pilih indenter
2 ruang, 4 ruang, satu tab, atau versi kompak (satu baris untuk beban data kecil).
-
3
Tukarkan urutan tombol
Urutkan kunci objek secara alfabetik agar kedua respons lebih mudah dibandingkan.
-
4
Salin atau unduh
Salin ke clipboard dengan satu klik, atau simpan sebagai file `.json`.
Apa yang ditangani oleh pemformat
- Input yang disederhanakan:
{"a":1,"b":[1,2,3]}ditampilkan dengan penjelajaran yang benar. - JSON yang terlepas dalam string: string JSON yang mengandung
"{\"nested\":true}"dapat dibuka dan diformat ulang. - callback JSONP:
callback({...})diubah menjadi hanya{...}. - BOM dan ruang kosong di sekitarnya: dihapus secara otomatis.
- Komentar: Format JSONC berupa
//dan/* */diperbolehkan dalam mode “longgar”, namun akan dihilangkan dari hasil keluaran (JSON ketat tidak memperbolehkan adanya komentar).
Mengapa JSON dengan tampilan indah
- Diffing: dokumen JSON berupa satu baris yang mengandung ribuan kunci tidak dapat dibaca dalam format
git diff; setiap kunci ditampilkan sebagai baris terpisah dengan tampilan yang rapi. - debugging: struktur terstruktur secara berjenjang lebih mudah dilacak secara visual berkat penggunaan penjelajaran (indentation).
- dokumentasi: Contoh API harus selalu dibuat dalam format yang terstandar, tersusun rapi, dan konsisten di setiap rilis baru.
- _configs: File konfigurasi berformat JSON harus dicetak dengan format yang mudah dibaca di repositori agar lebih jelas; sistem saat eksekusi dapat memproses kedua format tersebut.
Konvensi indentasi
| Konteks | Indentasi Tipe Umum |
|---|---|
npm package.json |
2 ruang |
| AWS CloudFormation | 2 ruang |
| Java/Kelas .NET Lama | 4 ruang |
| Konfigurasi dalam VCS | 2 ruang (konsistensi secara keseluruhan proyek merupakan hal yang paling penting) |
Pengurutan kunci memang kontroversial: metode ini membuat perbedaan (diff) lebih rapi, tetapi mengubah urutan file konfigurasi kanonik di disk. Pilihlah satu konvensi proyek dan patuhi secara konsisten.
Kesalahan validasi yang akan Anda lihat
| Kesalahan | Perbaiki |
|---|---|
Unexpected token ' at position X |
Anda menggunakan tanda kutip tunggal; ganti menjadi tanda kutip ganda |
Unexpected end of JSON input |
Tidak ada tanda kurung penutup atau kurung |
Unexpected token , at position X |
Koma di akhir kalimat; hapusnya |
Unexpected token a at position X |
Kunci tanpa kutipan atau bentuk literal NaN/undefined |
Duplicate key "foo" (mode longgar) |
Spesifikasi JSON mendukung fitur ini; sebagian besar parser tetap menggunakan format terakhir |
Kesalahan Umum
- Menggandakan JSON yang mengandung entitas HTML:
"tidak dapat diparaskan; dekodikan terlebih dahulu. - Gabungkan pendekatan ketat dan longgar. Gunakan pemrosesan yang longgar hanya untuk keperluan inspeksi; jangan pernah menyimpan file JSON dengan format longgar ke dalam konfigurasi produksi. – Memformat ulang file yang sudah diformat dengan gaya tertentu menjadi gaya lain. Formater akan melakukannya dengan baik, namun hasil perbedaan format (diff) yang dihasilkan cenderung tidak konsisten atau penuh gangguan.
Pertanyaan yang Sering Diajukan
Tidak. Proses parsing dan pemformatan semuanya dilakukan langsung di dalam peramban Anda. Konten tidak pernah keluar dari tab tersebut, sehingga sangat aman untuk menempelkan respons API yang mengandung token, konfigurasi internal, atau payload uji coba.
Formatter menghasilkan tampilan visual yang rapi dari JSON yang valid. Validator melakukan verifikasi berdasarkan JSON Schema. Kedua komponen tersebut melakukan proses parsing, namun validasi merupakan tahapan terpisah yang bertujuan mengevaluasi apakah struktur data tersebut sesuai dengan skema yang ditentukan, bukan hanya memeriksa apakah JSON-nya valid atau tidak.
Ya. Opsi “sort keys” mengurutkan semua kunci objek pada setiap tingkat penyisipan secara rekursif. Array tetap mempertahankan urutan aslinya karena urutan array memiliki makna semantik dalam JSON.
Terbatas oleh memori browser; hingga sekitar 50 MB dapat ditangani oleh perangkat keras modern. Untuk kebutuhan yang lebih besar, pertimbangkan penggunaan jq melalui baris perintah—alat ini melakukan streaming alih-alih memuat seluruh dokumen.