Kalkulator Rasio Gigi

Rasio gigi
Berikutnya

Masukkan jumlah gigi pada roda gigi penggerak (masukan) dan roda gigi yang digerakkan (keluaran) untuk memperoleh rasio gigi yang dinyatakan sebagai X:1. Rasio di atas 1:1 adalah reduksi (torsi lebih besar, kecepatan keluaran lebih rendah); di bawah 1:1 adalah overdrive (kecepatan keluaran lebih tinggi, torsi lebih kecil). Tambahkan RPM masukan dan kalkulator juga menampilkan kecepatan poros keluaran. Berguna untuk sepeda, mobil RC, sistem penggerak, penggerak konveyor, serta setiap rangkaian roda gigi atau sproket yang bertautan.

Cara menggunakan kalkulator rasio gigi

  1. 1

    Hitung jumlah gigi

    Masukkan jumlah gigi pada roda gigi penggerak (pinion/masukan) dan yang digerakkan (keluaran).

  2. 2

    Tambahkan RPM (opsional)

    Ketik RPM masukan jika Anda ingin mengetahui kecepatan poros keluaran yang dihasilkan.

  3. 3

    Baca rasionya

    Lihat rasio sebagai X:1, RPM keluaran, serta apakah itu reduksi atau overdrive.

Rumus rasio gigi

Rasio gigi membandingkan roda gigi yang digerakkan (keluaran) dengan roda gigi penggerak (masukan):

rasio gigi = jumlah gigi yang digerakkan ÷ jumlah gigi penggerak

Rasio 3,00:1 berarti roda gigi masukan berputar tiga kali untuk setiap satu putaran roda gigi keluaran. Karena torsi dan kecepatan saling berbanding terbalik, reduksi 3:1 yang sama itu melipatgandakan torsi sekitar tiga kali sekaligus menurunkan kecepatan keluaran menjadi sepertiga (mengabaikan kerugian gesekan).

Kecepatan keluaran mengikuti secara langsung:

RPM keluaran = RPM masukan ÷ rasio gigi

Contoh perhitungan

Sebuah sepeda motor memiliki sproket depan 14 gigi (penggerak) dan sproket belakang 42 gigi (yang digerakkan), dengan mesin mengirimkan 4.200 RPM ke sproket depan.

  • Rasio gigi = 42 ÷ 14 = 3,00:1 (sebuah reduksi)
  • RPM keluaran = 4.200 ÷ 3,00 = 1.400 RPM pada sproket roda belakang
  • Torsi pada keluaran dilipatgandakan sekitar 3×

Reduksi vs overdrive

Gigi penggerak Gigi yang digerakkan Rasio Jenis Efek
14 42 3,00:1 Reduksi Torsi lebih besar, keluaran lambat
20 40 2,00:1 Reduksi Peningkatan torsi sedang
30 30 1,00:1 Langsung Kecepatan sama, torsi sama
40 20 0,50:1 Overdrive Keluaran lebih cepat, torsi kecil

Kesalahan umum

  • Tertukar antara penggerak dan yang digerakkan. Roda gigi penggerak adalah masukan (sisi mesin); yang digerakkan adalah keluaran. Menukarnya akan membalik rasio.
  • Roda gigi perantara. Roda gigi perantara di antara dua roda gigi mengubah arah putaran tetapi tidak mengubah rasio total: hanya roda gigi pertama dan terakhir yang diperhitungkan.
  • Rangkaian roda gigi majemuk. Dengan beberapa tingkat, kalikan rasio tiap tingkat; jangan hanya menjumlahkan jumlah giginya.

Pertanyaan yang Sering Diajukan

Roda gigi penggerak adalah roda gigi yang terhubung ke sumber tenaga (mesin, engkol pedal). Roda gigi yang digerakkan adalah keluaran yang diputarnya. Rasio gigi adalah jumlah gigi yang digerakkan dibagi jumlah gigi penggerak.

Roda gigi masukan berputar tiga kali untuk setiap satu putaran roda gigi keluaran. Ini menghasilkan torsi sekitar tiga kali lipat pada keluaran sekaligus menurunkan kecepatannya menjadi sekitar sepertiga kecepatan masukan.

Reduksi (rasio di atas 1:1) menukar kecepatan dengan torsi: keluaran berputar lebih lambat tetapi dengan tenaga lebih besar. Overdrive (rasio di bawah 1:1) melakukan kebalikannya, memutar keluaran lebih cepat dengan torsi lebih kecil.

Angka yang Anda masukkan hanya dikirim ke server kami untuk menjalankan perhitungan. Angka tersebut tidak disimpan atau dibagikan. Dalam tampilan langkah demi langkah, nilai juga ikut muncul di tautan halaman antar langkah, jadi hindari membagikan tautan yang berisi angka yang ingin Anda jaga kerahasiaannya.

Alat Terkait

Alat ini tersedia dalam bahasa lain