Kalkulator Laju Aliran

Laju aliran
Berikutnya

Masukkan diameter dalam pipa bundar dan kecepatan fluida yang mengalir melaluinya, lalu kalkulator ini mengembalikan debit volumetrik menggunakan Q = A·v. Pertama, ia menghitung luas penampang pipa dari diameter, kemudian mengalikannya dengan kecepatan untuk memberikan laju aliran dalam meter kubik per detik (m³/s), liter per menit (L/min), dan galon AS per menit (GPM). Berguna untuk perpipaan, irigasi, penentuan ukuran saluran HVAC, dan soal fisika. Nilai yang Anda masukkan dikirim ke server kami untuk menjalankan perhitungan saat Anda mengetik. Nilai tersebut tidak disimpan atau dibagikan.

Cara kerjanya

  1. 1

    Masukkan diameter pipa

    Ketik diameter dalam pipa dalam milimeter. Alat mengonversinya ke meter dan menghitung luas lingkaran.

  2. 2

    Masukkan kecepatan aliran

    Ketik kecepatan rata-rata fluida dalam meter per detik. Alat mengalikan luas dengan kecepatan.

  3. 3

    Baca laju aliran

    Lihat debit volumetrik dalam m³/s, ditambah liter per menit dan galon AS per menit.

Rumus laju aliran

Debit volumetrik adalah luas penampang pipa dikalikan kecepatan fluida:

Q = A · v

Untuk pipa bundar, luas diperoleh dari diameter:

A = π · (d ÷ 2)²

Dengan:

  • Q = debit volumetrik (meter kubik per detik, m³/s)
  • A = luas penampang pipa (meter persegi, m²)
  • v = kecepatan aliran rata-rata (meter per detik, m/s)
  • d = diameter dalam pipa (meter, m)
  • π ≈ 3,14159

Diameter di sini dimasukkan dalam milimeter, sehingga dibagi 1000 sebelum luas dihitung. Prinsip kontinuitas (A·v konstan untuk fluida tak-mampat) berarti jika pipa menyempit, kecepatan harus naik agar Q tetap sama.

Contoh terpecahkan

Air mengalir melalui pipa berdiameter dalam 100 mm dengan kecepatan 2 m/s.

  • d = 100 mm = 0,1 m, sehingga jari-jari r = 0,05 m
  • A = π × (0,05)² = π × 0,0025 ≈ 0,007854 m²
  • Q = A × v = 0,007854 × 2 ≈ 0,015708 m³/s

Konversi ke satuan sehari-hari:

  • L/min = 0,015708 × 60000 ≈ 942,5 L/min
  • GPM (AS) = 0,015708 × 15850,3 ≈ 249,0 GPM

Referensi cepat (pipa d = 100 mm)

Kecepatan (m/s) Debit Q (m³/s) Debit (L/min) Debit (GPM AS)
0,5 0,003927 235,6 62,3
1,0 0,007854 471,2 124,5
2,0 0,015708 942,5 249,0
3,0 0,023562 1413,7 373,5

Kesalahan umum

  • Mencampur satuan. Diameter harus lubang dalam, bukan diameter luar atau ukuran nominal. Pipa nominal “100 mm” sering memiliki diameter dalam sebenarnya yang berbeda, dan selisih kecil itu dikuadratkan, jadi berpengaruh.
  • Galon imperial vs AS. Alat ini memakai galon AS (1 GPM AS ≈ 3,785 L/min). Galon imperial Britania sekitar 20 % lebih besar, jadi jangan mencampur keduanya.
  • Kecepatan rata-rata vs puncak. Pada pipa nyata, aliran lebih cepat di tengah dan lebih lambat di dekat dinding. Nilai v yang Anda masukkan harus kecepatan rata-rata pada penampang.
  • Masukan nol atau kosong. Diameter atau kecepatan 0 di sini hanya menghasilkan laju aliran 0, bukan galat.

Pertanyaan yang Sering Diajukan

Debit sama dengan luas dikali kecepatan: Q = A · v. Untuk pipa bundar, luasnya A = π · (d ÷ 2)², sehingga diameter dan kecepatan fluida bersama-sama menentukan debit dalam m³/s.

Kalikan meter kubik per detik dengan 60000 untuk memperoleh liter per menit, dan dengan sekitar 15850,3 untuk memperoleh galon AS per menit. Misalnya, 0,015708 m³/s ≈ 942,5 L/min ≈ 249 GPM. Kalkulator melakukan kedua konversi untuk Anda.

Selalu gunakan diameter dalam (lubang tempat fluida benar-benar mengalir). Memakai diameter luar atau ukuran nominal membuat luas terlalu besar, dan karena diameter dikuadratkan, galatnya diperbesar.

Nilai yang Anda masukkan dikirim ke server kami hanya untuk menghitung hasilnya. Nilai tersebut tidak disimpan atau dibagikan kepada siapa pun. Dalam tampilan langkah demi langkah, nilai juga ikut terbawa dalam tautan halaman antar langkah, jadi hindari membagikan tautan yang memuat angka yang ingin Anda jaga kerahasiaannya.

Alat Terkait

Alat ini tersedia dalam bahasa lain