Kalkulator EBITDA

EBITDA

Mulai dari laba yang dilaporkan

Masukkan laba atau rugi bersih, beban bunga, dan beban pajak penghasilan untuk periode yang sama.

Isi kelima angka. Masukkan 0 jika suatu pos tidak berlaku.

Masukkan angka tanpa pemisah ribuan atau simbol mata uang. Gunakan tanda minus untuk rugi atau manfaat pajak. 1234,56

Lanjut ke penyusutan dan amortisasi

Hitung EBITDA dari angka Anda

Browser ini tidak dapat menyimpan angka antar langkah. Gunakan kalkulator satu halaman.

Gunakan kalkulator ini untuk menambahkan kembali beban bunga, beban pajak penghasilan, penyusutan, dan amortisasi ke laba atau rugi bersih dalam satu periode pelaporan. Anda dapat melihat bagaimana kelima angka tersebut membentuk EBITDA. Masukkan juga pendapatan dari periode yang sama jika ingin menghitung margin EBITDA. Semua angka harus memakai mata uang yang sama karena kalkulator tidak mengonversi mata uang. EBITDA adalah ukuran laba, bukan kas yang dihasilkan perusahaan.

Cara menghitung EBITDA

  1. 1

    Masukkan laba atau rugi bersih yang dilaporkan

    Gunakan hasil akhir untuk satu periode pelaporan. Masukkan rugi sebagai angka negatif.

  2. 2

    Tambahkan beban bunga dan pajak penghasilan

    Gunakan jumlah yang diakui pada periode yang sama, bukan kas yang dibayarkan. Masukkan manfaat pajak sebagai angka negatif dan 0 jika suatu pos tidak berlaku.

  3. 3

    Tambahkan penyusutan dan amortisasi

    Gunakan beban yang sudah termasuk dalam laba bersih periode tersebut. Masukkan 0 jika salah satu beban tidak berlaku. Hasil menampilkan setiap angka dalam rincian perhitungan.

  4. 4

    Masukkan pendapatan jika ingin menghitung margin

    Pendapatan bersifat opsional. Masukkan angka positif dari periode dan mata uang yang sama untuk melihat EBITDA dibagi pendapatan.

Rumus EBITDA

EBITDA = laba bersih + beban bunga + beban pajak penghasilan + beban penyusutan + beban amortisasi

Mulailah dari laba atau rugi bersih yang dilaporkan, lalu tambahkan empat pos yang sudah diperhitungkan di dalamnya. Pertahankan tanda pada setiap angka: manfaat pajak penghasilan yang dimasukkan sebagai angka negatif akan menurunkan hasil. Semua angka harus berasal dari periode pelaporan yang sama dan memakai mata uang yang sama. Kalkulator ini tidak menyesuaikan keuntungan, kerugian, atau pos khusus perusahaan lainnya.

Jika Anda memasukkan pendapatan positif, kalkulator juga menampilkan margin EBITDA (%) = EBITDA ÷ pendapatan × 100. Pendapatan bukan bagian dari penjumlahan EBITDA. Tanpa pendapatan, margin tidak dihitung.

Contoh perhitungan

Sebuah perusahaan melaporkan laba bersih Rp2.000.000.000 selama setahun. Dalam tahun yang sama, perusahaan mencatat beban bunga Rp300.000.000, beban pajak penghasilan Rp500.000.000, penyusutan Rp400.000.000, dan amortisasi Rp100.000.000.

EBITDA = Rp2.000.000.000 + Rp300.000.000 + Rp500.000.000 + Rp400.000.000 + Rp100.000.000 = Rp3.300.000.000

Jika pendapatan tahun itu Rp15.000.000.000, margin EBITDA adalah 3.300.000.000 ÷ 15.000.000.000 × 100 = 22%. Rp3.300.000.000 adalah ukuran laba sebelum beban yang disebutkan, bukan bukti bahwa perusahaan menerima kas sebanyak itu.

Angka yang masuk ke hasil

Masukan Yang perlu dimasukkan Peran dalam perhitungan
Laba atau rugi bersih Hasil setelah pajak yang dilaporkan untuk periode tersebut Titik awal
Beban bunga Biaya pendanaan yang diakui pada periode tersebut Ditambahkan kembali
Beban atau manfaat pajak penghasilan Jumlah pajak yang diakui pada periode tersebut; manfaat bertanda negatif Ditambahkan sesuai tandanya
Beban penyusutan Beban atas aset berwujud yang termasuk dalam laba bersih Ditambahkan kembali
Beban amortisasi Beban atas aset takberwujud yang termasuk dalam laba bersih Ditambahkan kembali
Pendapatan (opsional) Pendapatan positif untuk periode yang sama Hanya untuk margin EBITDA

Cara membaca EBITDA

EBITDA menunjukkan laba sebelum beban pendanaan, pajak, penyusutan, dan amortisasi yang tercantum. Angka ini tidak memperhitungkan perubahan modal kerja, belanja aset jangka panjang, atau kapan bunga dan pajak dibayar secara tunai. Perusahaan dapat mencatat EBITDA positif sambil tetap menggunakan kas. Baca bersama laba bersih dan laporan arus kas, terutama saat menilai kemampuan membayar utang atau membandingkan perusahaan dengan aset berbeda.

Setiap perusahaan dapat mendefinisikan dan menyajikan EBITDA yang disesuaikan secara berbeda. Kalkulator ini hanya menjumlahkan lima masukan di atas. Kalkulator tidak menambahkan kembali biaya restrukturisasi, kompensasi berbasis saham, atau penyesuaian lain. Jika membandingkan hasilnya dengan EBITDA yang dilaporkan perusahaan, periksa rekonsiliasi perusahaan tersebut.

Pertanyaan yang Sering Diajukan

Earnings Before Interest, Taxes, Depreciation and Amortization, yaitu laba sebelum bunga, pajak, penyusutan, dan amortisasi. Kalkulator ini memulai dari laba atau rugi bersih lalu menambahkan kembali empat angka yang Anda masukkan.

Bisa. Kalkulator menjumlahkan angka beserta tandanya. Angka negatif, seperti manfaat pajak penghasilan, akan menurunkan EBITDA. Periksa apakah beban dan manfaat sudah diberi tanda yang benar.

Tidak. Penjumlahan ini tidak mencakup perubahan modal kerja, belanja modal, atau waktu pembayaran bunga dan pajak. Gunakan laporan arus kas untuk menilai kas yang dihasilkan atau digunakan.

Jika Anda memasukkan pendapatan positif, kalkulator membagi EBITDA dengan pendapatan dari periode yang sama, lalu mengalikannya dengan 100. Pendapatan bersifat opsional dan tidak mengubah EBITDA.

Tidak. Kalkulator hanya menambahkan beban bunga, beban pajak penghasilan, penyusutan, dan amortisasi ke laba bersih. Tidak ada penyesuaian khusus perusahaan.

Perhitungan berjalan di browser Anda. Pada tampilan bertahap, angka disimpan sementara di tab ini agar tersedia saat berpindah langkah. Angka yang baru dimasukkan tidak ditambahkan ke URL langkah. Tautan lama mungkin sudah memuat angka dalam alamatnya; saat dibuka, alamat itu mungkin terkirim sebagai bagian dari permintaan sebelum kalkulator menghapus angkanya. Hindari membagikan tautan lama yang berisi data keuangan.

Alat Terkait

Alat ini tersedia dalam bahasa lain