Kalkulator Uang Muka (DP) KPR

Uang muka
Berikutnya

Saat membeli rumah, Anda harus menyeimbangkan harga properti, persentase uang muka (DP), rasio pinjaman terhadap nilai properti (LTV), dan batas pembiayaan bank sekaligus. Kalkulator ini mengambil harga rumah dan uang muka dalam persen, lalu menampilkan jumlah KPR, rasio LTV, serta apakah Anda berada di bawah batas pembiayaan yang umumnya diberikan bank di Indonesia. Dengan begitu, Anda bisa menguji berbagai skenario dengan tabungan Anda sebelum mengajukan KPR ke bank.

Cara menghitung uang muka

  1. 1

    Masukkan harga rumah

    Harga yang tertera atau perkiraan penawaran Anda.

  2. 2

    Masukkan uang muka

    Dalam persentase dari harga rumah (5%, 10%, 20%). Hasilnya diperbarui otomatis.

  3. 3

    Lihat jumlah KPR dan LTV

    Jumlah KPR adalah harga dikurangi uang muka; LTV adalah pinjaman dibagi harga.

  4. 4

    Periksa batas pembiayaan

    Alat ini menunjukkan apakah LTV Anda melebihi 80 persen, ambang yang umumnya menjadi batas pembiayaan bank di Indonesia untuk rumah pertama (LTV > 80%).

Hubungan dasar

  • uang muka = harga * persentase_dp / 100
  • pinjaman = harga - uang muka
  • LTV = pinjaman / harga * 100

Dengan uang muka 20 persen, LTV adalah 80 persen. Di Indonesia, bank umumnya memberikan KPR hingga 80 hingga 90 persen dari nilai properti sesuai ketentuan Loan to Value Bank Indonesia, sehingga uang muka minimal biasanya 10 hingga 20 persen. Semakin besar uang muka, semakin kecil jumlah KPR, rasio LTV, dan total bunga yang Anda bayar.

Patokan uang muka (rumah senilai Rp 800.000.000)

DP % Atas Rp 800.000.000 Jumlah KPR LTV Di atas 80%?
5% Rp 40.000.000 Rp 760.000.000 95,0 Ya
10% Rp 80.000.000 Rp 720.000.000 90,0 Ya (batas umum)
15% Rp 120.000.000 Rp 680.000.000 85,0 Ya
20% Rp 160.000.000 Rp 640.000.000 80,0 Tidak (ambang umum)
25% Rp 200.000.000 Rp 600.000.000 75,0 Tidak
30% Rp 240.000.000 Rp 560.000.000 70,0 Tidak
100% Rp 800.000.000 Rp 0 0 Tidak

Apa yang sebenarnya Anda dapat dari uang muka lebih besar

  • Cicilan bulanan lebih ringan. Pinjaman lebih kecil dengan bunga yang sama berarti angsuran pokok dan bunga lebih rendah.
  • Pengajuan lebih mudah disetujui. Bank ingin cicilan tidak melebihi batas rasio penghasilan; KPR yang kecil mempermudah persetujuan.
  • Bunga lebih baik. Semakin rendah LTV, semakin kecil risiko bagi bank dan sering kali bunga yang ditawarkan lebih rendah.
  • Posisi tawar lebih kuat. Penjual memandang penawaran dengan DP besar sebagai transaksi yang lebih aman dan cepat.
  • Total bunga lebih sedikit. Dalam tenor 15 hingga 20 tahun, setiap persen pengurangan pokok memberikan penghematan yang berarti.

Biaya pembelian dihitung terpisah

Uang muka tidak sama dengan biaya transaksi. Siapkan tambahan sekitar 5 hingga 7 persen dari harga rumah untuk pajak dan biaya: BPHTB (Bea Perolehan Hak atas Tanah dan Bangunan, biasanya 5 persen dari nilai di atas NPOPTKP), biaya notaris/PPAT, biaya balik nama, serta biaya provisi dan administrasi bank. Pada rumah senilai Rp 800.000.000, ini bisa mencapai Rp 40.000.000 hingga Rp 56.000.000 di luar uang muka.

Program dan fasilitas khusus

  • KPR Subsidi (FLPP/Tapera) memberikan bunga rendah dan uang muka ringan bagi masyarakat berpenghasilan rendah.
  • Tabungan Perumahan Rakyat (Tapera) membantu peserta menyiapkan dana untuk uang muka dan pembiayaan rumah.
  • Program developer “DP 0%” menawarkan skema tanpa uang muka, biasanya dengan harga atau bunga yang sudah disesuaikan.
  • KPR untuk ASN/TNI/Polri sering kali menyediakan plafon dan bunga khusus bagi pegawai dengan penghasilan tetap.

KPR dengan uang muka kecil menukar dana hari ini dengan cicilan yang lebih besar di kemudian hari. Hitung kedua arahnya sebelum memutuskan.

Pertanyaan yang Sering Diajukan

Itu patokan umum, bukan kewajiban hukum. Bank di Indonesia biasanya membiayai 80 hingga 90 persen dari nilai properti sesuai ketentuan LTV Bank Indonesia, jadi uang muka minimal kerap 10 hingga 20 persen. Banyak orang membeli dengan DP lebih kecil, tetapi cicilan dan bunganya menjadi lebih besar. Idealnya siapkan DP plus biaya transaksi.

Tabungan Anda, dana dari penjualan aset lain, dan hibah dari keluarga yang terdokumentasi. Bank ingin menelusuri asal setiap rupiah, jadi hindari memindahkan dana dalam jumlah besar tepat sebelum akad kredit.

Bisa, melalui fasilitas Manfaat Layanan Tambahan (MLT) BPJS Ketenagakerjaan. Peserta yang memenuhi syarat dapat memanfaatkan pinjaman uang muka perumahan atau KPR dengan bunga ringan. Ketentuan masa kepesertaan dan plafon berlaku, jadi periksa terlebih dahulu kelayakan Anda.

Tidak. Angka yang Anda masukkan dikirim ke server kami untuk menghitung hasil, dan dapat muncul di tautan halaman saat Anda berpindah antar langkah. Kalkulator itu sendiri tidak menyimpannya.

Alat Terkait

Alat ini tersedia dalam bahasa lain