Kalkulator Kombinasi

Berikutnya

C(n, k), dibaca “n dipilih k”, menghitung jumlah cara memilih k elemen dari n ketika urutan tidak penting. Pilih 3 topping dari 10 → C(10, 3) = 120; susun tangan lima kartu dari 52 kartu → C(52, 5) = 2.598.960. Kalkulator ini menerima n hingga 170, menghasilkan angka bulat yang tepat dengan aritmetika presisi arbitrer (tanpa pembulatan dari notasi ilmiah), serta menampilkan jumlah permutasi P(n, k) yang sesuai.

Bagaimana kombinasi dihitung

  1. 1

    Masukkan n dan k

    Kedua bilangan bulat non-negatif dengan k ≤ n, di mana n merupakan ukuran populasi dan k merupakan ukuran seleksi. Nilai di atas 170 dibatasi.

  2. 2

    Formula telah diterapkan.

    C(n, k) = n! / (k! × (n − k)!). Alat ini juga menghitung P(n, k), jumlah pemilihan yang berurutan.

  3. 3

    Hasil keluaran bilangan bulat yang tepat

    Perhitungan menggunakan aritmetika bilangan bulat yang tepat, sehingga hasil tidak pernah kehilangan digit, bahkan untuk nilai sebesar C(170, 85).

  4. 4

    Kedua hasil ditampilkan

    Kombinasi C(n, k) dan permutasi P(n, k) ditampilkan bersamaan; P(n, k) = C(n, k) × k!.

Rumusnya

C(n, k) = n! / (k! × (n − k)!)

Ekuivalen: C(n, k) = (n × (n − 1) × … × (n − k + 1)) / k!

Contoh penyelesaian

  • C(10, 3) = 120: jumlah cara memilih 3 topping dari 10 opsi.
  • C(52, 5) = 2.598.960: jumlah tangan poker lima kartu dari satu deck standar.
  • C(49, 6) = 13.983.816: kombinasi hasil undian utama Lotere Nasional Inggris.
  • C(70, 5) × 25 = 302.575.350: kombinasi jackpot Mega Millions (5 bola utama dari 70 + 1 bola Mega dari 25).
  • C(100, 50) ≈ 1,01 × 10²⁹: himpunan bagian dari separuh set beranggota 100 elemen.

Kombinasi versus Permutasi

  • Kombinasi C(n, k): urutan tidak penting; pemilihan {A, B, C} sama dengan pemilihan {C, B, A}.
  • Permutasi P(n, k): urutan sangat penting; himpunan {A, B, C} berbeda dengan himpunan {C, B, A}.
  • Hubungan: P(n, k) = C(n, k) × k!

Hasil undian lotere merupakan kombinasi (urutan bola tidak penting); sedangkan posisi finis lomba merupakan permutasi (posisi pertama, kedua, dan ketiga sangat penting).

Segitiga Pascal

C(n, k) membentuk segitiga Pascal ketika disusun sebagai berikut:

            1
           1 1
          1 2 1
         1 3 3 1
        1 4 6 4 1
       1 5 10 10 5 1
      1 6 15 20 15 6 1

Setiap entri C(n, k) merupakan jumlah dari dua entri di atasnya: C(n–1, k–1) + C(n–1, k). Sifat simetrisnya adalah C(n, k) = C(n, n–k).

Sifat-sifat

  • C(n, 0) = C(n, n) = 1: hanya ada satu cara untuk memilih tidak ada atau semuanya.
  • C(n, 1) = n: jumlah cara memilih satu item.
  • Jumlah baris ke-n: Σ C(n, k) dari k = 0 hingga n = 2ⁿ; merupakan jumlah seluruh himpunan bagian dari himpunan beranggota n elemen.
  • Tongkat hoki: Σ C(i, k) dari i = k hingga n = C(n+1, k+1).

Aplikasi dalam dunia nyata

  • Peluang lotere: 1/C(n, k) untuk angka yang ditarik secara tepat.
  • Desain pengambilan sampel: memilih kelompok uji dari populasi.
  • Genetika: menghitung kemungkinan genotipe keturunan.
  • Penjadwalan: turnamen round-robin memerlukan C(tim, 2) pertandingan.
  • Distribusi binomial: P(X = k) = C(n, k) × p^k × (1 − p)^{n−k}.
  • Pemilihan komite: berbagai cara untuk membentuk komite beranggotakan 5 orang dari 20 anggota = C(20, 5) = 15.504.

Angka besar: tetap tepat

Hasilnya bertumbuh cepat: C(100, 50) sudah memiliki 30 digit. Kalkulator membatasi n pada 170, yang mencakup semua penggunaan praktis seperti lotere, komite, dan pengambilan sampel, dan setiap jawaban tetap tepat karena perhitungannya memakai aritmetika bilangan bulat presisi arbitrer alih-alih bilangan mengambang.

Pertanyaan yang Sering Diajukan

Memilih k item untuk dimasukkan secara matematis setara dengan memilih n–k item untuk dikecualikan; jumlah susunan yang mungkin sama, yaitu C(10, 3) = C(10, 7) = 120.

Secara konvensi, nilai C(n, k) = 0 ketika k > n; Anda tidak dapat memilih lebih banyak item daripada yang tersedia. Kalkulator akan menandai kondisi ini dan mengembalikan nilai 0.

Kalkulator menerima n hingga 170 dan selalu mengembalikan bilangan bulat yang tepat. Pada permasalahan lotere standar dan permasalahan probabilitas, nilai n hampir selalu kurang dari 100.

Tidak. “Kombinasi dengan pengulangan” (juga disebut multiset) menggunakan rumus yang berbeda, C(n+k−1, k), yang tidak dihitung oleh alat ini. Perlakukan kasus itu sebagai masalah tersendiri.

Alat Terkait