Kalkulator deposito berjangka

Perkiraan CD

Deposito berjangka menempatkan dana untuk tenor tertentu dengan tingkat bunga yang disepakati di awal. Masukkan nominal, imbal hasil tahunan efektif, tenor, dan frekuensi kapitalisasi untuk memperkirakan nilai saat jatuh tempo, total bunga, serta potensi bunga yang hilang jika dicairkan lebih awal. Ini membantu membandingkan deposito jangka panjang, perpanjangan tahunan, dan tabungan yang lebih fleksibel.

Cara menghitung hasil deposito

  1. 1

    Masukkan nominal dan tenor

    Pilih dana yang dapat ditahan sampai jatuh tempo. Tenor deposito biasanya mulai dari 1 bulan hingga beberapa tahun.

  2. 2

    Masukkan imbal hasil tahunan

    APY di sini berarti imbal hasil tahunan efektif yang sudah memasukkan efek bunga majemuk.

  3. 3

    Pilih kapitalisasi

    Tahunan, triwulanan, bulanan, atau harian. Frekuensi ini penting jika tingkat bunga yang Anda masukkan bersifat nominal.

  4. 4

    Baca hasilnya

    Anda akan melihat nilai jatuh tempo, bunga terkumpul, dan perkiraan dampak pencairan awal terhadap bunga.

Rumus

Nilai akhir = Pokok × (1 + APY)^tahun

Dengan kapitalisasi berkala:

Nilai akhir = Pokok × (1 + bunga nominal tahunan / n)^(n×tahun)

n adalah jumlah kapitalisasi per tahun. Jika bank sudah memberikan imbal hasil tahunan efektif, gunakan angka itu secara konsisten saat membandingkan produk.

Contoh dalam rupiah

  • Setoran: Rp100.000.000
  • Imbal hasil tahunan efektif: 5,00%
  • Tenor: 3 tahun

Nilai jatuh tempo bruto = Rp100.000.000 × (1,05)^3 = Rp115.762.500 Bunga bruto = Rp15.762.500

Nilai bersih dapat berbeda karena pajak bunga deposito dan ketentuan bank.

Strategi tangga deposito

Alih-alih menempatkan semua dana pada satu tenor panjang, Anda dapat membaginya ke tenor 3, 6, 12, 24, dan 36 bulan. Setiap jatuh tempo memberi kesempatan menilai ulang suku bunga.

  • Sebagian dana kembali tersedia secara berkala.
  • Risiko mengunci semua dana pada bunga yang kurang menarik berkurang.
  • Jadwal jatuh tempo lebih mudah disesuaikan dengan kebutuhan kas.

Pencairan sebelum jatuh tempo

Periksa syarat produk sebelum membuka deposito:

  • Apakah pencairan sebelum jatuh tempo diperbolehkan.
  • Apakah bunga berjalan hangus atau dikenai penalti.
  • Apakah suku bunga penjaminan LPS relevan untuk status penjaminan.
  • Apakah nominal berada dalam batas penjaminan LPS.

Deposito dan alternatif

Produk Akses dana Peran umum Perlindungan
Tabungan Fleksibel Dana harian dan cadangan darurat Dijamin LPS jika memenuhi syarat
Deposito berjangka Saat jatuh tempo Imbal hasil tetap untuk tenor tertentu LPS menjamin sampai Rp2 miliar per nasabah per bank, jika memenuhi syarat
Reksa dana pasar uang Umumnya likuid dalam beberapa hari Parkir dana dengan nilai yang dapat berubah Bukan simpanan bank, tidak dijamin LPS
Surat Berharga Negara Dapat diperdagangkan atau ditahan sampai jatuh tempo Eksposur ke obligasi pemerintah Bukan penjaminan simpanan
Obligasi korporasi Bergantung pasar Kupon lebih tinggi dengan risiko kredit Tidak dijamin LPS

Kapan deposito masuk akal

  • Dana punya target waktu jelas, seperti biaya pendidikan atau uang muka rumah.
  • Anda ingin mengunci tingkat bunga untuk sebagian tabungan.
  • Anda ingin memisahkan dana jangka menengah dari rekening transaksi.

Kapan perlu hati-hati

  • Dana mungkin dibutuhkan sebelum jatuh tempo.
  • Anda memperkirakan bunga akan naik tajam.
  • Nominal melebihi batas penjaminan atau terkonsentrasi di satu bank.

Pertanyaan yang Sering Diajukan

Gunakan imbal hasil tahunan efektif jika tersedia. Jika hanya ada bunga nominal, pilih juga frekuensi kapitalisasi sesuai ketentuan deposito.

Deposito pada bank peserta LPS dapat dijamin jika memenuhi syarat, termasuk tingkat bunga tidak melebihi ketentuan LPS. Batas umum penjaminan adalah Rp2 miliar per nasabah per bank.

Ya. Bunga deposito di Indonesia umumnya dikenai pajak final sesuai ketentuan yang berlaku. Bank biasanya memotongnya sebelum dana diterima nasabah.

Dana dapat masuk ke rekening, diperpanjang otomatis, atau mengikuti instruksi Anda. Catat tanggal jatuh tempo agar bisa membandingkan bunga baru sebelum perpanjangan.

Alat Terkait