Kalkulator Uang Saku

mingguan
Berikutnya

Hitung uang saku mingguan untuk satu anak berdasarkan usia dan tugas rumah. Kalkulator memakai titik awal umum “nominal tetap per tahun usia”, menambahkan bonus untuk setiap tugas yang selesai dalam seminggu, lalu menampilkan nilai bulanan dan tahunannya agar Anda bisa merencanakan sekitar ulang tahun dan biaya sekolah.

Cara menetapkan uang saku yang adil

  1. 1

    Masukkan usia anak

    Titik awal biasanya nominal tetap per tahun usia per minggu. Pada tarif Rp 1.000 per tahun, anak 10 tahun mendapat Rp 10.000/minggu.

  2. 2

    Tetapkan nominal mingguan per tahun usia

    Ini uang saku dasar sebelum tugas. Aturan "nominal per tahun usia" adalah titik awal umum; naikkan jika harga jajan kecil di daerah Anda lebih mahal.

  3. 3

    Tambahkan tugas mingguan dan bonus per tugas

    Masukkan berapa banyak tugas yang diselesaikan anak setiap minggu dan bonus per tugas. Bonus ditambahkan ke nominal dasar, sehingga mengajarkan hubungan kerja-uang.

  4. 4

    Periksa total mingguan, bulanan, dan tahunan

    Kalkulator mengalikan nominal mingguan dengan 4 dan 52 untuk menampilkan total bulanan dan tahunan, sehingga Anda bisa mencocokkan biaya tahunan dengan anggaran rumah tangga.

Tiga model uang saku umum

Model Cara kerja Cocok untuk
Tetap (hak) Jumlah tetap tanpa melihat perilaku Mengajarkan anggaran tanpa syarat
Terkait tugas Dibayar per tugas yang selesai Hubungan kerja-uang
Campuran Jumlah dasar + bonus untuk tugas tambahan Mencakup dua sisi

Jumlah umum berdasarkan usia (perkiraan)

Rentang usia Jumlah mingguan (perkiraan) Beban tugas yang diharapkan
4-6 Rp 5.000 Merapikan mainan, beres-beres dasar
7-9 Rp 10.000-15.000 Menata meja, memberi makan hewan peliharaan
10-12 Rp 20.000 Mencuci piring, membuang sampah
13-15 Rp 30.000-50.000 Mencuci baju, membantu menyiapkan makan
16-18 Rp 50.000-100.000 (atau penghasilan sendiri) Dikelola sendiri atau kerja

Ini adalah angka perkiraan dari survei orang tua; angkanya cenderung naik setiap tahun mengikuti inflasi.

Pembagian tabung/belanja/beri

Struktur populer: bagi setiap uang saku menjadi tiga stoples.

  • Belanja (50%): untuk pembelian kecil mingguan.
  • Tabung (40%): untuk tujuan jangka menengah yang lebih besar.
  • Beri (10%): donasi ke amal pilihan.

Ini mengajarkan ketiga perilaku uang, bukan memperlakukan uang saku sebagai uang jajan murni.

Konvensi harga tugas rumah

Jika Anda memakai uang saku terkait tugas, buat daftar harga agar anak bisa merencanakan. Rentang umum:

  • Merapikan tempat tidur: Rp 2.000
  • Mencuci piring: Rp 5.000
  • Memotong rumput: Rp 15.000-30.000 (tergantung usia dan ukuran)
  • Mencuci mobil: Rp 10.000-15.000

Hindari membayar hal dasar yang seharusnya dilakukan anggota rumah tangga (gosok gigi, merapikan kamar dasar) - itu ekspektasi, bukan pekerjaan.

Pertanyaan yang Sering Diajukan

Sebagian besar psikolog anak merekomendasikan usia 5 atau 6 tahun - cukup besar untuk menghitung koin dan memahami menabung. Lebih awal dari itu, uang masih konsep abstrak dan uang saku tidak banyak mengajarkan.

Kedua pendekatan bisa berhasil. Uang saku tetap memisahkan “kewajiban keluarga yang dilakukan karena kita tinggal bersama” dari “pekerjaan berbayar.” Model terkait tugas menghubungkan uang dengan usaha tetapi bisa berbalik jika anak memilih tidak mengerjakan tugas agar orang tua tidak perlu membayar.

Aturan ini berasal dari 1990-an dan sekarang sekitar 40% di bawah nilai setelah disesuaikan inflasi. Banyak keluarga kini memakai nominal yang lebih tinggi per tahun usia. Sesuaikan dengan biaya lokal untuk camilan atau hadiah kecil.

Jika berbasis usia, tidak - saudara lebih tua mendapat lebih banyak karena biayanya lebih tinggi. Jika tetap untuk seluruh rumah tangga, ya. Sebagian besar keluarga menjelaskan model berbasis usia secara eksplisit agar anak yang lebih kecil melihatnya sebagai “kamu akan mendapat lebih banyak saat lebih besar.”

Alat Terkait